Misi pertama, tentu saja, demi gengsi. Semua orang tahu apa arti memenangi El Clasico buat Barca ataupun Real Madrid. Maklum, mereka seteru besar, musuh bebuyutan, rival abadi, dan lain-lain. Misi kedua adalah terkait persaingan memperebutkan gelar juara La Liga. Dengan sisa lima pekan, kompetisi di antara mereka sudah memasuki tahap krusial. Real Madrid, jika kali ini bisa menang, akan mendapatkan jalan yang lebih lapang untuk finis nomor satu di akhir musim. Sebaliknya, Barca akan merapatkan jaraknya menjadi satu poin jika bisa menaklukkan El Real, dan itu berarti peluang mereka tetap besar.
Misi ketiga adalah menaikkan moral untuk melanjutkan perjuangannya di Liga Champions. Soalnya mereka sama-sama kalah di leg pertama babak semifinal. Madrid menyerah 1-2 di kandang Bayern Munich, Barca kalah 0-1 di markas Chelsea. Kemenangan dalam El Clasico hari Sabtu (21/4/2012) lusa dapat memberi dampak psikologis yang berarti buat mereka untuk melakoni leg kedua di stadion masing-masing. Dari lima pertemuan mereka di musim ini — dua kali di Piala Super Spanyol, sekali di liga, dua kali di perempatfinal Copa del Rey –, Madrid tak pernah menang, bahkan kalah dua kali di Santiago Bernabeu. Barca menang tiga kali. Secara materi pemain, Jelas tidak usah diperdebatan kedua tim sama-sama memiliki segudang pemain kelas dunia. Laga ini juga akan kembali menjadi pembuktian sipakah dari Ronaldo dan Messi yang menjadi penyerang tertajam musim ini.




